Generasi Qurani Muda Sd Mukrida Sukses Gelar Imtihan Dan Munaqosah Tajdied Berbasis Teknologi

Generasi Qurani Muda: SD Mukrida Sukses Gelar Imtihan dan Munaqosah Tajdied Berbasis Teknologi

Generasi Qurani Muda: SD Mukrida Sukses Gelar Imtihan dan Munaqosah Tajdied Berbasis Teknologi

SD.Mukrida - SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida), Kabupaten Sidoarjo, menggelar imtihan (ujian membaca Al-Quran) dan munaqosah (ujian hafalan Al-Quran) pada Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 38 peserta, terdiri dari 34 peserta imtihan dan 4 peserta munaqosah, mengikuti ujian yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 13.00.

Dua penguji dari Tajdied Center, yakni Ustadz Muhammad Taufiqur Rosyid dan Ustadzah Nafidah, hadir untuk menguji kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, serta kefasihan peserta.

Imtihan dan munaqosah kali ini terasa berbeda. Selain menguji kemampuan membaca Al-Quran, kegiatan ini juga memperkenalkan penggunaan aplikasi dari Tajdied EduCore, sebuah platform digital yang dikembangkan oleh Tajdied Center.

Aplikasi tersebut menggantikan sistem penilaian manual berbasis kertas. Dengan sistem digital, nilai dapat dicatat lebih cepat, terdokumentasi rapi, dan bisa dipantau guru maupun orang tua. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan Tajdied EduCore, sistem manajemen pembelajaran Al-Quran yang mencakup jurnal, absensi, laporan nilai, hingga sertifikat.

"Ini merupakan inovasi yang luar biasa dari Tajdied Center, tidak perlu waktu yang lama kami selaku guru langsung bisa melihat hasil nilai dari siswa kami", ujar Shellyn Roudhotul Apriana guru BTQ SD Mukrida.

Pelaksanaan imtihan dipandu guru-guru pengajar Al-Quran SD Mukrida di bawah koordinasi A'yunil Wahyu Samrotul Ilmi. Koordinator BTQ SD Mukrida, Khusnul Kotimah, mengapresiasi semangat siswa yang tampil percaya diri.

"Alhamdulillah seluruh peserta, baik siswa yang mengikuti imtihan maupun 4 guru yang mengikuti munaqosah hari ini antusias dan semangat sekali, tanpa hentinya mereka belajar setiap hari bahkan di luar kegiatan BTQ", ujarnya.

Usai ujian seluruh guru BTQ mendapatkan hasil. Mayoritas peserta dinilai sudah terbiasa membaca sesuai rasm Utsmani serta mampu menerapkan tajwid aplikatif.

Salah seorang siswa kelas VI Al-Mushawwir bernama Dafa Maulana Putra Riyadi tampak bahagia dan senang. Ia dinyatakan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

"Alhamdulillah berkat bimbingan bapak ibu guru BTQ saya bisa mendapatkan nilai yang bagus", ujarnya.

Dengan hasil kelulusan penuh pada imtihan tahun ini, para guru berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pijakan bagi para siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan konsisten memperbaiki bacaannya. Inovasi digital melalui Tajdied educore juga membuka langkah baru dalam pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih transparan, akurat, dan berkelanjutan.

Kegiatan imtihan ini sekaligus menegaskan komitmen seluruh pihak dalam menghadirkan pendidikan Qurani yang bermutu, terukur, dan relevan dengan perkembangan zaman. Semoga semangat belajar para siswa terus terjaga dan menjadi amal jariyah bagi para guru, orang tua, dan semua pihak yang terlibat dalam membina generasi pecinta Al-Qur’an.

Tuliskan Komentar Anda