SD.Mukrida – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan Syawalan yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) pada Selasa (31/03/2026) di Masjid An-Nur Perum-DAM, Krian, Sidoarjo.
Kegiatan yang diikuti oleh 293 siswa serta 38 guru dan karyawan ini mengusung tema “Satukan Tangan, Satukan Hati, Saling Memaafkan di Hari yang Fitri”. Syawalan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan pasca-Idulfitri.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB di kelas masing-masing. Para siswa mengikuti berbagai fun games kebersamaan yang dipandu oleh bapak dan ibu guru. Tidak hanya itu, setiap kelas juga berkreasi membuat konten Syawalan sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan dalam merayakan hari kemenangan.
Kegiatan di kelas semakin meriah dengan adanya berbagi kue lebaran, yang menciptakan suasana kebersamaan dan saling berbagi di antara siswa. Seluruh rangkaian kegiatan kelas berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.
Selanjutnya, seluruh siswa dan guru menuju Masjid An-Nur untuk mengikuti rangkaian acara inti Syawalan. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kepala SD Mukrida, Nanang Rouful Akbar, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momen Syawal sebagai ajang memperbaiki diri dan mempererat hubungan dengan sesama.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian reward “Buku Ramadan Terbaik” kepada perwakilan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan keaktifan selama bulan Ramadan.
Momen inti pun berlangsung, yakni halal bihalal dan saling bersalaman antara siswa dengan bapak dan ibu guru secara bergantian. Suasana haru, hangat, dan penuh keakraban tampak jelas dalam setiap jabat tangan yang terjalin.
Rangkaian kegiatan di masjid berlangsung hingga pukul 09.50 WIB, kemudian siswa kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti doa penutup sebelum akhirnya pulang pada pukul 10.00 WIB.
Melalui kegiatan ini, SD Mukrida tidak hanya menghadirkan tradisi Syawalan sebagai seremoni, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter, di mana siswa diajak untuk mempraktikkan nilai keikhlasan, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.


Tuliskan Komentar Anda