Mars Muhammadiyah Menggema Di Masjid Nu Krian

Mars Muhammadiyah Menggema di Masjid NU Krian

Mars Muhammadiyah Menggema di Masjid NU Krian

SD.Mukrida - Suara lantang Mars Muhammadiyah berkumandang di Masjid Nahdlatul Ulama Krian. Dari kejauhan, tampak barisan siswa berbaju putih berjalan rapi menuju masjid, membawa semangat ukhuwah dan kebanggaan sebagai pelajar Muhammadiyah.

SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) Sidoarjo, Jawa Timur, mengadakan kegiatan bertajuk KALAM "Kajian Islam Berkemajuan dan Bakti Sosial" di Masjid Jami' Miftahur Rohmah, Desa Tambak Watu, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (11/10/2025).

Acara yang menjadi tradisi tahunan sekolah ini diikuti oleh 89 peserta didik dan 35 guru-karyawan, menjadi momentum yang pas bagi siswa SD Mukrida untuk berbagi rasa sosial kepada masyarakat sekitar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA dan SARPRAS Siti Qur'aniyah SE SPd menuturkan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh SD Mukrida di berbagai tempat.

Ada 20 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat sekitar khususnya untuk fakir miskin dan dhuafa. Satu pakeyt sembako berisikan 3 kg beras, mie 4pcs, 2 liter minyak, dan 1 kg gula.

Dengan mengusung tema “Menghiasi Diri dengan Akhlak Terpuji, Wujudkan Generasi Teladan Mulia", kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi juga sarat nilai sosial. Hadir sebagai bintang tamu istimewa, pendongeng kondang asal Jawa Timur, Ustaz Oesman—yang akrab disapa Kak Usman—membawa warna tersendiri dalam rangkaian acara.

Sebelum memulai dongengnya, Kak Usman mengajak anak-anak untuk ice breaking agar suasana lebih rileks. Tawa dan sorak riang pun mewarnai setiap sudut masjid.

Antusiasme dan respon baik dari anak-anak tampak memenuhi suasana di pagi hari ini. Ditambah cerita tentang Ayami dan Kazlan yang semakin menggugah semangat para peserta kajian.

Salah satu cerita yang dibawakan adalah kisah Ayami, anak salehah yang taat pada orang tua dan rajin membaca Al-Qur’an. Cerita yang dibawakan Kak Usman ini membekas di benak Fahrezi Al Fawwas Mahardika, siswi kelas 1 Ar-Rahim.

“Ceritanya lucu, ada Kazlan si anak yang nakal dan tidak mau membantu orang tuanya. Terus Kazlan masuk neraka karena kelakuannya”, tutur Fahrezi.

Fahrezi mengaku senang bisa mendengarkan dongeng seru dari Kak Oesman yang sebelumnya dia belum pernah mendengarkannya. "Seneng banget, dongengnya juga seru apalagi ada bonekanya", ujarnya.

Waktu sudah berjalan 60 menit, tibalah acara penyaluran sembako dimulai. Sebanyak 20 penerima sembako maju satu per satu untuk menerima sembako yang diberikan langsung oleh siswa-siswi SD Mukrida.

Setelah itu acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Amam Fahrur, S.H., M.Pd. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Kesiswaan.

Tuliskan Komentar Anda