SD.Mukrida - Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) saat para siswa bersiap mengikuti kegiatan Orang Tua Mengajar pada semester ini. Sejak pagi, siswa tampak antusias berkumpul bersama teman-teman dan guru untuk mengikuti kegiatan bertema “Etika Berbicara dan Berkomunikasi terhadap Guru, Orang Tua, dan Teman Sebaya.” Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 5 dengan total 294 peserta.
Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi kelas kecil yang berlangsung pukul 08.15–09.15 WIB dan sesi kelas besar pada pukul 10.00–11.00 WIB. Baik siswa kelas kecil maupun kelas besar terlihat aktif dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SD Mukrida, Nanang Rouful Akbar, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membiasakan sikap santun dalam berbicara sejak usia dini. Menurut beliau, tutur kata yang baik merupakan bagian dari pembentukan karakter dan akhlak siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Yeni Susi Erlinda, S.Pd., Gr., orang tua dari M. Ay Kobe Dzulfikri Abdullah siswa kelas 3 Al-Aziz. Selain menjadi wali murid, beliau juga merupakan guru di SMKN 12 Surabaya. Dengan penyampaian yang interaktif dan menyenangkan, beliau berhasil membangun suasana belajar yang aktif dan penuh antusiasme.
Sebelum memasuki materi inti, siswa diajak mengikuti sesi ice breaking yang melatih fokus dan konsentrasi. Gelak tawa dan semangat siswa membuat suasana kegiatan semakin hidup. Para siswa juga menyaksikan video singkat tentang pentingnya menjaga etika dalam berbicara dan berkomunikasi, baik kepada guru, orang tua, maupun teman sebaya.
Dalam sesi diskusi, pemateri memberikan pertanyaan pemantik, “Mengapa kita harus berkata baik?” Pertanyaan tersebut langsung disambut antusias oleh para siswa yang berebut mengangkat tangan untuk menjawab. Salah satu jawaban menarik disampaikan oleh Kiefer Aidan Bayu, siswa kelas 3 Al-Muhaimin yang akrab disapa Kiefer. Ia menjawab, “Karena ucapan adalah doa.” Jawaban tersebut mendapat apresiasi dari para guru dan seluruh peserta yang hadir.
Menjelang akhir kegiatan, terdapat sesi “kata-kata hari ini” yang disampaikan oleh Lintang Shaqueena Azmi, siswi kelas 2 Al-Quddus. Dengan penuh percaya diri, ia mengatakan, “Mengolok-olok teman itu dosa.” Kalimat sederhana namun bermakna tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa untuk selalu menjaga ucapan dan menghargai sesama.
Melalui kegiatan Orang Tua Mengajar ini, SD Mukrida berharap siswa dapat membiasakan komunikasi yang santun serta memiliki sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan, Faris Puspo Alfarisi, S.Pd., Gr., juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan penguatan karakter kepada siswa melalui kolaborasi antara sekolah dan orang tua.


Tuliskan Komentar Anda