SD.Mukrida — SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) kembali menghadirkan pembelajaran inovatif melalui kegiatan Outdoor Learning (ODL) yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 4, Selasa (3/2/2026). Kali ini, pengalaman belajar terasa istimewa karena para siswa tidak hanya keluar dari kelas, tetapi juga belajar langsung di atas kereta api.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari. Tepat pukul 07.00 WIB, siswa bersama guru pendamping berkumpul di Stasiun Krian untuk menaiki Kereta Commuter Line Dhoho dengan tujuan Stasiun Mojokerto. Keceriaan tampak jelas dari wajah para siswa yang sebagian besar baru pertama kali mengikuti pembelajaran menggunakan moda transportasi kereta api.
Selama perjalanan, siswa mendapatkan pembelajaran kontekstual langsung dari para petugas kereta api, mulai dari masinis hingga petugas pelayanan. Mereka mengenalkan fungsi dan peran masing-masing, cara kerja kereta api, pentingnya keselamatan perjalanan, serta etika selama berada di dalam kereta. Penjelasan yang disampaikan secara langsung membuat siswa lebih mudah memahami materi dan terlibat aktif dalam pembelajaran.
Kepala SD Mukrida, Nanang Rouful Akbar, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
“Outdoor Learning ini kami rancang agar anak-anak belajar secara nyata dan kontekstual. Dengan naik kereta api, mereka tidak hanya mengenal transportasi, tetapi juga belajar disiplin, keselamatan, dan tanggung jawab di ruang publik,” ujarnya.
Setelah tiba di Stasiun Mojokerto, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Waterland Mojokerto sebagai sarana rekreasi edukatif. Menariknya, untuk menuju lokasi tersebut, siswa menggunakan transportasi umum berupa bemo atau kol, kendaraan angkutan masyarakat setempat.
Pengalaman ini menjadi pembelajaran sosial tersendiri bagi siswa. Mereka belajar menggunakan transportasi umum bersama masyarakat dan memahami kehidupan sehari-hari secara lebih dekat.
Salah satu siswa kelas 1 Ar-Rahim, Aqila Misha Shafana Putra mengaku senang dengan pengalaman tersebut.
“Aku senang naik bemo. Biasanya naik mobil ada AC, tapi ini seru karena bisa lihat jalan dan anginnya masuk,” ujarnya polos.
Hal serupa disampaikan Aretha Khanza Zaina, siswa kelas 4 Al-Mutakabbir.
“Naik bemo rasanya beda, Bu. Walaupun duduknya mepet dan nggak ada AC, tapi seru karena ketawa bareng teman-teman,” tuturnya antusias.
Melalui kegiatan Outdoor Learning ini, SD Mukrida tidak hanya mengajak siswa belajar tentang transportasi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kesederhanaan, tanggung jawab, dan rasa syukur. Pengalaman belajar di luar kelas ini diharapkan menjadi kenangan berharga sekaligus memperkaya cara pandang siswa terhadap dunia di sekitarnya.


Tuliskan Komentar Anda