Sd Mukrida Gelar Munaqosah Metode Tajdied 48 Siswa Tunjukkan Ketangguhan Hafalan Al Quran

SD Mukrida Gelar Munaqosah Metode Tajdied, 48 Siswa Tunjukkan Ketangguhan Hafalan Al-Quran

SD Mukrida Gelar Munaqosah Metode Tajdied, 48 Siswa Tunjukkan Ketangguhan Hafalan Al-Quran

SD.Mukrida - SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida), Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar munaqosah hafalan Al-Qur’an Juz 30, 29, 1, dan 3 dengan metode Tajdied, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dalam rangkaian evaluasi Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) Tahun Pelajaran 2025/2026.

Sejak pukul 07.00 WIB, Gedung KH. Ahmad Dahlan SD Mukrida tampak dipenuhi suasana khidmat. Sebanyak 48 peserta mengikuti munaqosah hingga sore hari, bahkan berlangsung sampai pukul 17.00 WIB. Meski harus menunggu giliran cukup lama, wajah-wajah siswa tetap memancarkan antusiasme dan keteguhan hati.

Lantunan murojaah terdengar lirih dari ruang tunggu di kelas I Ar-Rahman. Di ruangan ini, para peserta terus mengulang hafalan dengan bimbingan guru pendamping yang mengarahkan secara sabar dan penuh kelembutan, menciptakan suasana teduh dan menenangkan.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah siswa menunjukkan capaian yang membanggakan. Bahkan, terdapat siswa kelas VI yang mampu menempuh munaqosah dua juz dalam satu hari, sebuah pencapaian yang mencerminkan kerja keras, disiplin, dan konsistensi dalam menghafal Al-Qur’an. Siswa lain yang berhasil menyelesaikan juz 3 juga menjadi bukti bahwa tekad dan kesungguhan mampu membawa mereka melampaui batas kemampuan diri.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, sekolah menghadirkan enam penguji dari Tim Tajdied Center Surabaya. Para penguji menilai hafalan siswa secara menyeluruh, mulai dari kelancaran, ketepatan tajwid, fashohah, irama, hingga adab saat membaca Al-Qur’an.

Koordinator BTQ SD Mukrida, Khusnul Kotimah, mengapresiasi semangat para peserta.

“Alhamdulillah, anak-anak luar biasa. Mereka tetap semangat dan terus murojaah sambil menunggu giliran. Ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam menjaga hafalan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Asiyah Thaqifah Syakib, siswi kelas VI Al-Ghoffar, tampak bahagia usai menyelesaikan munaqosah juz 29 dan juz 1 dalam satu hari.

“Alhamdulillah, hari ini bisa menyelesaikan dua juz sekaligus. Semoga hasilnya memuaskan,” tuturnya dengan senyum syukur.

Lebih dari sekadar ujian, munaqosah ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan dan kedekatan siswa terhadap Al-Qur’an. Setiap ayat yang dilafalkan adalah doa, setiap hafalan yang dijaga adalah cahaya, dan setiap usaha yang ditempuh menjadi investasi menuju keberkahan dunia dan akhirat.

Melalui kegiatan ini, SD Mukrida berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal, tetapi juga mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tuliskan Komentar Anda