Siswi Sd Mukrida Antusias Ikuti Kegiatan Kartini Mendalami Simpul Jahit Dasar Bersama Sekolah Teladan Mulia

Siswi SD Mukrida Antusias Ikuti Kegiatan Kartini: Mendalami Simpul Jahit Dasar Bersama Sekolah Teladan Mulia

Siswi SD Mukrida Antusias Ikuti Kegiatan Kartini: Mendalami Simpul Jahit Dasar Bersama Sekolah Teladan Mulia

SD.Mukrida - SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) kembali menggelar kegiatan Kartini (Kajian Keputrian Terkini) sebagai bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan dasar bagi siswi. Pada edisi kali ini, kegiatan menghadirkan narasumber istimewa, Ibu Anyta Saptarini, orang tua dari Ananda Kheyla A. (kelas 5) dan Karunia Agil (kelas 1).

Dengan mengusung tema “Yuuuk Mendalami Simpul Jahit Dasar bersama Sekolah Teladan Mulia”, kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Sejak awal sesi, para siswi tampak antusias menyimak penjelasan mengenai berbagai teknik jahit sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa keterampilan yang dipelajari antara lain:

1. Simpul dasar untuk menjahit kancing

2. Teknik tusuk jelujur

3. Tusuk tikam jejak

4. Cara merapikan hasil jahitan sederhana

Dalam pemaparannya, Ibu Anyta tidak hanya mengenalkan teknik jahit, tetapi juga menekankan pentingnya ketelatenan, kemandirian, serta kreativitas bagi anak-anak perempuan. Melalui praktik langsung, para siswi terlihat bersemangat mencoba membuat simpul jahit di kain yang telah disiapkan, sambil sesekali bertanya dan memperhatikan contoh yang diberikan.

Siti Qur’aniyah, S.Pd., selaku guru kelas 5 sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA dan SARPRAS, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membekali siswi dengan keterampilan dasar rumah tangga.

“Kami berharap kegiatan Kartini dapat membentuk kepercayaan diri, ketelatenan, serta menambah wawasan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi siswi,” ujarnya.

Antusiasme juga tampak dari siswi kelas 4–6 yang mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Banyak dari mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru dan merasa bangga dapat belajar keterampilan yang jarang diajarkan di kelas reguler.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan dan semangat belajar para siswi.

Kegiatan Kartini diharapkan dapat terus menjadi ruang positif bagi para siswi untuk memperluas pengalaman belajar, mengasah karakter, serta membangun kemandirian dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari.

Tuliskan Komentar Anda